05/27/09

Jundi Allah

Dengan perasaan gundah kubersihkan sampah daun ditempat pengungsian yang kumuh. Baju lusuh yang melekat ditubuh ini tidak mengurangi semangatku untuk tetap memasak dan menyediakan makanan buat mereka.

“Umar .. bangun nak kita kumpulkan ranting” ucapku lirih sambil mengelus kepalanya
“Umi hari ini ana janji sama Agam mau ke hutan untuk mengambil kayu” matanya berkerlip, kupeluk Umar kecilku sambil kuseka airmata yang mulai bergulir di pipiku
“Hati hati ya nak” dengan perasaan gundah kami harus tetap bertahan dilereng bukit Mindanao ini

Continue reading