Plangi Plangi Alangkah Indahmu

14/04/2009 by: ajengkol

Setiap kali mendengar Plangi (Plaza Semanggi) sebenarnya perut ini mulai mual-mual dan mendadak kepala rasanya berat sekali bagaikan digodam. Tidak tahu kenapa kalau Kopdar atau ketemuan selalu alternatifnya Plangi dengan alasan berada di sentral ibukota sehingga dari arah mana saja dengan mudah akan menjangkau kawasan ini. Akan tetapi bagi saya masih lebih memilih alam dengan pemandangan yang hijau sebagai alternatif untuk Kopdar (coba lihat latar belakang saya betapa indah asri dan sejuknya)

Siang itu janjian untuk kopdar dengan si Imut penggemar warna ungu dari Angingmamiri siapa lagi kalau bukan Ina ‘purpleholic’ maka kitapun ketemuan di Cup and Chino hadir disana @warmorning @chika @sheed @ajengkol setelah beberapa saat hadirlah @mamski dan @Pitra. Sudah menjadi kebiasaan kalau kita ketemuan nggak hanya berkutat di satu tempat maka berpindahlah kita ke Inul Vista. Setelah berdangdut ria kita menuju J-Co dan disana ternyata ada @Ichanx yang kemudian berangkat bersama sama menuju ke Wetiga karena ada Tompi.


Kopdar kali berikutnya adalah kedatangan warga TPC surabaya yaitu cak @dadan maka @ajengkol janjian sama @nightwing @luvie @kopisusu @piazola @merahitam dan @kura. Dan kopdar ini memang paling seru biasalah gokil habis. Dari J-Co pindah ke Cup and Chino terus dilanjutkan makan di Food Court dari siang hingga malam bercengkerama dan tertawa nggak ada habisnya.

Kopdar adalah indah manakala menyisakan kenangannya. Kopdar menjadi INDAH manakala kita ketemu dengan orang yang kita harapkan untuk ketemu. Kopdar menyisakan sedih ketika harus dipisahkan oleh rentang jarak dan waktu. Kopdar menjadi harapan ketika suatu saat akan dipertemukan kembali. Salah satu siluman dan juga salah satu warga gentayangan hadir di kopdar minggu kemarin @ajengkol ketemu dengan  @gajah_pesing dan @itempoetih hadir juga sang maestro @mrbambang menyusul @luvie @pupusscantik. Thanks God For The Great Moment.  Banyak moment yang terukir banyak kenangan yang tersimpan meski pahit dan getir sekalipun namun Plangi tetap indah dimataku karena kulihat Pelangi dimatamu.



I live without you night and day
But you are only a touch away
I will always Love you
Till the end of my days

So I will just give one promise
A promise not to forget
No matter how long we are apart
Your memory will live

nb : klik untuk memperbesar gambar

Incoming search terms for the article:

Sharing itu berguna:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Blogplay
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Ping.fm
  • Posterous
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Tumblr
Post this to Twitter

23 Comments

(Required)
(Required, will not be published)