Membaca kompas.com hari ini : Capres Megawati Soekarnoputri yang berpasangan dengan Prabowo Subianto sebagai cawapres, dengan jargon Mega-Pro, menyatakan enggan latah berjilbab.
”Masa orang berpakaian tidak boleh sesuai jati dirinya. Orang berpakaian harus sesuai jati diri masing-masing,” ujar Mega di sela-sela acara peluncuran Media Centre Mega-Pro di Jalan Prapanca, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Masih pantaskah seorang muslim yang mengatakan berjilbab itu latah ? Selain memang kodrat seorang wanita muslimah yang perlu dipertanyakan untuk duduk sebagai imam (suatu negara)
Seringkali ada yang menanyakan yang mengharuskan memakai jilbab itu siapa? Orang Arab atau orang Indonesia? Kenapa kita orang Indonesia harus menuruti aturan orang Arab? atau ada yang bilang Jilbab kan jelas-jelas budaya asing. Kenapa sih kita harus meniru budaya asing?
Padahal jelas dikatakan untuk wanita muslimah berjilbab itu wajib hukumnya. Terlepas perkara hatinya, kelakuannya apakah sudah mencerminkan sebagai muslimah berjilbab itu urusan lain. Kewajiban itu mutlak sebagaimana kewajibab akan sholat, puasa membayar zakat dan sebagainya. Jadi sebenarnya kalau memang mengaku saya ini muslim kosekuensi logis itu tidak bisa ditawar lagi, dan tidak usah diperdebatkan jilbab ngga jilbab hukumnya bagaimana ?
Surat Al Ahzab ayat 59 yang artinya sebagai berikut. : “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isteri engkau, anak-anak perempuan engkau dan isteri-isteri orang mu’min, supaya mereka menutup kepala dan badan mereka dengan jilbabnya supaya mereka dapat dikenal orang, maka tentulah mereka tidak diganggu (disakiti) oleh laki-laki yang jahat. Allah pengampun lagi pengasih”.
Perintah Allah diatas adalah jelas dan tegas yang wajib hukumnya bagi kaum wanita sebagaimana dinyatakan Allah pada pembukaan surat An Nur yaitu : “Inilah satu surah yang Kami turunkan kepada rasul dan Kami wajibkan menjalankan hukum-hukum syariat yang tersebut didalamnya. Dan Kami turunkan pula didalamnya keterangan-keterangan yang jelas, semoga kamu dapat mengingatnya”.
Surat An-Nur: 30-31
“Katakanlah kepada orang-orang laki-laki yang beriman “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, apa yang mereka perbuat.” “Katakanlah kepada wanita yang beriman :”Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka meukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”
Lantas Nabi Muhammad dalam hadits beliau yang artinya sebagai berikut. ; “Wanita yang akan digantung dengan rambutnya, sampai mendidih otak dikepalanya didalam neraka, ialah wanita-wanita yang memperlihatkan rambutnya kepada laki-laki yang bukan muhrimnya” Hadits diatas adalah bagian akhir dari hadits nabi Muhammad yang cukup panjang, yang menceritakan berbagai macam siksa neraka yang diperlihatkan Allah waktu beliau pergi mikraj. Waktu beliau menceritakan nasib kaum wanita yang berat siksanya didalam neraka karena tak mau memakai kerudung kepala atau jilbab didalam hidupnya, beliau meneteskan air mata.
Padahal apa yang susah sih kalau muslimah berjilbab ? Daripada jalan di Mall dengan pakaian yang tidak utuh, dilihat juga risih belum lagi pula banyak yang justru melecehkan. Dengan berjilbab berasa adem berasa ingin terus memperbaiki diri Insya Allah.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman(yang artinya): “Hai anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik.” (Q.S. Al-A’raaf: 26)
Hijab Itu Haya’ (Rasa Malu)
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda (yang artinya): “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.”
Sabda beliau yang lain (yang artinya): “Malu itu adalah bagian dari iman dan iman itu di surga.”
Sabda Rasul yang lain (yang artinya): “Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.”
Incoming search terms for the article:
- hadits tentang berjilbab
- ayat yang mengharuskan berjilbab
- HUKUMNYA BERJILBAB
- jibab yg anggun
- kenapa harus berjilbab



itu foto mba ya…
manusiahero, postingan yang terakhir… Barca Menang Pagerank 3
Dulu sewaktu belum nikah … sih saya seneng klu lihat … yang sedikit buka gitu … tapi alkamdullilah sekarang lebih seneng yang di buka semua … hee hee hee … tapi hanya ama bini … aja loh … hii hiii hiiii
Kulitintacetak, postingan yang terakhir… SECURITY INKS
ucapan adalah merupakan sebuah identitas diri dari seseorang empunnya … klu dia berbica begitu … buat apa di pilih … anda lebih tahu dari saya … hee hee hee
Wongndeso, postingan yang terakhir… Cara Membuat Kotak Komentar Berwarna
kenyataan yang cukup memprihatinkan memang. kadang merasa aneh juga klo melihat tokoh masyarakat yang suaminya tokoh ormas islam, justru istrinya malah tidak berjilbab. terlepas dari posisi dan jabatannya, itu adalah kewajiban.
semoga mereka segera mendapat hidayah. Amiin..
Sayang sekali, mbak Mega tidak merasa Islam, sehingga tidak merasa perlu berjilbab…
Jatidiri Muslimah yaaa berjilbab! Wajib hukumnya menutup aurat bagi akhwat dari mulai kepala sampai kaki. Makna Jibab sendiri musti dipahami secara benar dan hakiki. Artinya Jilbab is not the meaning sebuah kerudung yg dibalutkan dikepala doang, sementara anggota tubuh yg lain masih dibalut dgn baju2 modis bin ngetat yg masih menunjukan lekuk tubuh. No girl!! Bukan itu!! Yg bener yg gmn? Klik aja link berikut http://ldkfkui.wordpress.com/2008/09/21/ber-jilbab-yang-benar/
ah, ucapan politikus aja dipercaya
yang penting orang yang nyaman berjilbab monggo , bener gitu kkahn mbak
shei, postingan yang terakhir… Kedai Kopi Maut
saya rasa beljilbab itu tidak ada ayat yang mewajibkan.
Ayat di atas khan menyebutkan kata “Supaya”. Bukan “diwajibkan”. Jadi di mana letak wajibnya??
Perintah berjilbab tidak sama dengan perintah berpuasa yang jelas-jelas tertulis diwajibkan atas kamu berpuasa…
ndop, postingan yang terakhir… Telat Jum’atan
Sebarkan artikel ini……..
udin, postingan yang terakhir… Budaya Antri
muak aku liat koar-koar para politikus itu…
wanita itu tampak anggun kalo memakai jilbab
kalau dilihat bisa2 jilbab cuma sebagai formalitas saja karena banyak orang yang memakai jilbab tetapi bawahnya strit dan jadi kelihatan dengan jelas lekuk2 tubuhnya. hu hu hui apalagi yang nggak paki jilabab wueleeeh
masnoer, postingan yang terakhir… Fatwa-fatwa
Memakai jilbab hukumnya TIDAK WAJIB.. yang wajib itu adalah menutupi AURAT.. bagaimana caranya menutupi aurat.. ya salah satunya memakai jilbab atau kerudung atau apalah.. salam blogger..
New Bie OON The Blog, postingan yang terakhir… Andai Aku Jadi Persiden
postingannya baguss… entar posting apa lagi yahh??
polar, postingan yang terakhir… Cerpen Pertama + Doa +Hiatus Euy…
koyok aku haha…
…
nyaman aja, bebas dr mata laki laki. Hehehe mending ga diliat sama sekali ketimbang disuit suitin…cih…ogah
cebong ipiet, postingan yang terakhir… Sugesti Minum Obat
heheh … nu cument ach …
olip, postingan yang terakhir… Musik ku
wooo, ebong siiih demen kalo di suitin, qqq…
mierz, postingan yang terakhir… Photoscape: Free Photo Editing Software
sebuah ulasan yang seharusnya tidak perlu di pertanyakan lagi wajib atau tidaknya berjilbab.
jadi kalau mengaku wanita muslim ya seharusnya berjilbab.
edi petruk, postingan yang terakhir… GAUL
emm…. memang saat ini sudah banyak sekali jilbab hanya dijadikan sebuah formalitas saja.
belum bisa secara kafah dalam berjilbab
arifudin, postingan yang terakhir… PAKAIAN PDH SAKA WANABAKTI KWARCAB PONOROGO
Latah, diasosiasikan dengan perbuatan reaksional seseorang dengan refleks, tidak bisa mengendalikan diri. Mungkin yang dimaksud Bu Mega adalah dia itu berjilbab tidak hanya secara latah (hanya reaksional), tidak dipikir dulu. Daripada buka-tutup. Ya… semoga saja nanti berjilbab. amin.
Kalo masalah pemimpin negara, tidak harus laki- laki. Masih ada perbedaan. Kalo imam (pemimpin negara + agama) itu wajib laki2.
zawawi, postingan yang terakhir… THE MEANINGS OF HIJRIAH CALENDAR
saya ingin punya istri yang berjilbab
soalnya kalau sudah pake jilbab, cantiknya itu keluar. itu menurut saya sih
antown, postingan yang terakhir… Rasanya Punya Pulpen
lagi panas2 nya yak tentang jilbab bagi perempuan gara2 mega nggak berjilbab
afwan auliyar, postingan yang terakhir… blogger positif (+)
ingat lagunya waktu qsidahan..
Jilbab-jilbab putih, lambang kesucian.. (music)
LuxsmAn, postingan yang terakhir… HUT Surabaya ke-716
mempunyai wajah cantik , rambut dan tubuh yang indah ..adalah karunia dari tuhan yang maha esa….
jadi tugas kita adalah merawat..dan menjaganya…. dari mata mata yang berbahaya ^_^
lam knal mbak .:)
bagi yang menentang jilbab, sama menentang Ayat Alloh, bagi yang nentang ayat Alloh berarti tidak taat, kalo tidak taat berarti tidak taqwa, padahal syarat jadi capres itu harus bertaqwa..berjilbab tidak bertentangan dgn jati diri bangsa…, yang bertentangan kalo buka aurat. AURAT WANITA YANG BOLEH NAMPAK : wajah dan tangan….gitu…
sip mega akhirnya blunder
Neng Ucrit, postingan yang terakhir… Konayuki
solusinya tampaknya dah jelas .. ngga usah dipilih ..
draguscn, postingan yang terakhir… Barang gratisan bisa bagus juga lho ..