Sepulang Kopdar ada seorang sahabat yang curhat dan ingin kisah hidupnya dituangkan dalam sebuah cerita pendek atau CERPEN dan aku berjanji Insya Allah hari Senin sudah terposting di blogku *janji hatiku. Semua kisah ini hanyalah fiktif maaf kalau endingnya saya buat anti walimahan dan berpoligami bukan niatan meminta ukhti untuk mengikuti alur cerita ini. Pilihan tetap ada pada diri anti sendiri dengarkan hatimu dengarkan jiwamu dan jangan lupa shalat istiqarah Allah akan memberikan petunjuknya lewat hati nurani kita.
===================================
Sore itu ruang tunggu terminal II gate 5 Bandara Soekarno Hatta begitu lenggang, tidak terlalu banyak calon penumpang yang menunggu. Sambil kunyalakan HP mencoba join ke plurk.com tapi tetap saja hatiku nggak begitu antusias untuk menuliskan tret ataupun merespon teman temanku. Kandasnya hubunganku dengan Iman tidak menyisakan luka yang begitu memilukan, karena aku menghargai keputusannya untuk dijodohkan oleh orangtuanya. Dan waktu dua tahun cukup bagiku untuk mengobati luka dan kenangan akan sosok Iman yang begitu tampan dan tanggungjawab. Namun justru yang aku nggak habis pikir hubunganku dengan Dior. Masih terngiang semua pembicaraan kami tadi malam dan itu semua membuatku resah dan gamang.
“De aku rasa hubungan kita hanyalah sebatas teman dan nggak lebih dari itu” ucap Dior bagai sembilu menyayat hatiku
“Lantas hanya itu hubungan yang kita jalin selama setahun terakhir ini ? Dan aku tidak ada artinya sedikitpun dihatimu ? tanyaku terbata bata
“Rasanya lebih nyaman kita sebagai teman lebih nyaman menjalin hubungan sebagai sahabat de sambil diusapnya jilbabku, aku udah menganggap kamu sebagai adik” Dior tetep kekeh dalam pendiriannya bahwa hubungan kami hanya sebatas sahabat. Ternyata selama ini Dior hanya menganggap aku sebagai sahabat sebagai adik whateverlah, tapi tetep hatiku nggak bisa menerima semua itu, Perhatian dan kasih sayang yang Dior tunjukkan selama ini sehingga aku terhanyut dan merasa kalau dia mencintaiku seperti halnya aku mencintai dia.
“Gubraks” lamunanku dikejutkan dengan jatuhnya tas trolly sebelahku yang menimpa kaki
“Aduh sakit” teriakku nggak kepalang keras sambil meringis menahan perih karena lecet yang aku rasakan. Cowok disebelahku spontan minta maaf dan mencoba memberikan pertolongan, kebetulan di informasi ada kotak obat dia langsung meminta ke petugas bandara. Dengan sigap dan terampil dia obati luka lecet yang mulai mengeluarkan darah karena terkena besi. “Sekali lagi minta maaf yah karena tanpa sengaja melukai kaki kamu”
“Nggak apa apa kan tanpa disengaja” ucapku sambil mengelus stocking kakiku yang juga ikut robek.
“Kenalkan nama saya Anton Dwi Hanggoro” ucap sang cowok sambil mengulurkan tangannya
“Daniar Anggisti” jawabku sambil nunduk dan menyambut salamannya tanpa menyentuh tangannya karena memang dia bukan muhrimku. Anton bercerita bercerita kalau dia asal dari Solo namun bertugas di PT. Freeport Indonesia Irian Jaya. Dan dia mendapatkan fasilitas untuk pulang setiap akhir bulan karena bosen dan jenuh tinggal mess yang sepi, kemudian susah mencari makanan yang enak nggak seperti di Solo.
Pesawat mendarat di Bandara Sentani Jayapura Irian Jaya, akhirnya aku menginjakkan tanah Irian untuk pertama kalinya, dan kamipun berpisah dengan saling bertukar nomer handphone. Begitu antusias karena akan menapaki hari hariku untuk sebuah survey lingkungan yang memakan waktu selama satu bulan. Selama survey berlangsung Anton kadangkala menelpon sekedar menanyakan bagaimana medan yang aku tempuh, bagaimana makanannya apakah aku cocok. Tentu saja hal ini membuatku sedikit terhibur karena memang medan penelitian yang aku tempuh tidak begitu bersahabat. Propinsi Irian Jaya Tengah yang wilayahnya terdiri dari Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Yapen Waropen, Kabupaten Nabire, Kabupaten Paniai, dan Kabupaten Mimika merupakan tempat penelitian terakhirku.
Kubenahi koper dan tak lupa oleh oleh titipan temen kantor dengan penuh semangat karena aku akan Jayapura untuk kemudian besoknya kembali ke Jakarta, aku harus berhadapan dengan Dior dan tentu dia akan mengajakku jalan ke Mall sekedar makan atau nonton. Handphoneku berbunyi membuyarkan lamunanku
“Daniar kapan kamu ke Jayapura ? kalau ndak salah smsmu kemarin menyatakan hari ini kamu dari Mimika langsung ke Jayapurakan ?” kata Anton diseberang sana
“Iya mas aku masih nunggu mobil jemputan neh, aku udah siap untuk berangkat”ujarku
“Aku tunggu yah, karena nanti malam aku pengen ngajak kamu dinner di sebuah restauran see food dan pasti kamu sudah kangen makanan enakkan ? kata Anton bersemangat. Yah memang selama sebulan di daerah pedalaman makanan enak parktis susah didapat dan selama ini pula Anton selalu memberikan perhatiaanya padaku melalui sms atau terkadang kalau malam hari dia luangkan waktu untuk ngobrol lama di telpon.
Sesampai di Jayapura tak layaknya kota namun tentu saja tidak seramai Jakarta dan aku menginap di Hotel Surya sebelum besoknya kembali ke Jakarta
“Daniar maaf kalau aku lancang mengajakmu dinner malam ini, karena sekaligus aku ingin menyatakan sesuatu” kata Anton disela sela makan udang saus padang kesukaan dia
“Nggak apa apa kok mas aku malah seneng, di pedalaman makanan enak seperti ini nggak ada” ucapku
“Maukan kamu menjadi kekasihku ? Maukah kamu menjadi ibu bagi anak anakku kelak” kata Anton sambil mengucapkan “Maaf kalau ini terlalu cepat tapi aku sudah pikirkan matang matang.
“Kalau mas serius datang ke Jakarta dan temui orang tuaku” kataku ketika kami berpisah keesokan harinya pada saat Anton mengantarkanku
Berkutat dengan laporan penelitian dan analisis SPSS tanpa terasa waktu sudah berjalan dua minggu dan aku harus secepatnya menyerahkan hasil penelitian ini untuk dipresentasikan di Direktorat Pendidikan Tinggi. Seperti kata temenku Long Distance Relationship (LDR) memang tidak mudah, terbukti Anton sudah jarang telpon paling hanya sesekali SMS mengucapkan selamat pagi. Ketika aku konfirmasi untuk ketemu orangtuaku diapun seolah menghindar dengan seribu satu alasan sibuk dengan kerjaan kantor .
Sore itu aku janjian sama Aisyah untuk makan bareng di sebuah restauran bebek ireng suroboyo samping gedung TRANS TV, meskipun macet total akhirnya sampai juga ditempat itu. Aku lihat Aisyah sahabatku sudah terlebih dahulu sampai disana, dia memang selalu ontime dan konsisten kalau soal janji.
“Salamula’aikum Ais” sambil aku peluk dan cium pipinya
“Wa’alaikumsalam warahmatullah wabaarakaatuh, sudah satu jam aku menantimu disini ” ucap Aisyah dengan mata berbinar binar
Kamipun bercerita panjang lebar tentang kegiatan kantor masing-masing, jujur aku kagum dengan kepribadiannya yang selalu bersemangat dan menyemangati bila ada temennya yang putus asa.
“Ais aku ngajak kamu kesini karena aku ingin minta advice, kamu tahu Anton nggak ada kabarnya lagi sedang Dior berlalu begitu saja dari hidupku” kataku sambil bercerita panjang lebar tentang Anton dan Dior.
“Iman malah justru hadir lagi dalam kehidupanku” ucapku dalam kebingungan
“Ukti De kalau saranku sih simple *listening voice of your heart listening voice of you soul* Insya Allah nggak akan salah” ucap Aisyah teduh kemudian dia menceritakan kisah baginda Rasulullah mempersunting Hanna kemudian menceritakan bagaimana Qadar dan Qada
“Beriman kepada ilmu Allah yang sempurna dan menyeluruh. Maksudnya, mengimani bahwa Allah swt mengetahui segala hal yang ada di alam semesta ini, baik yang belum terjadi, saat kejadian dan yang sudah terjadi secara detail dan rinci. Tidak ada sesuatu pun yang luput dari ilmu Allah. Mengimani bahwa semua yang Allah ketahui dicatat, ditulis dan disimpan di Lauh Mahfuzh “kata kata itu meluncur dari bibir Aisyah sahabatku.
Dalam hadits arbain dikatakan bahwa “Dan ketahuilah bahwa kalau saja seluruh umat bersatu untuk memberi manfaat sesuatu kepadamu, niscaya mereka tidak akan memberi manfaat kepadamu sedikitpun kecuali yang telah Allah tetapkan untukmu, dan jika mereka bersatu untuk menimpakan suatu bahaya kepadamu, niscaya mereka tidak akan menimpakan bahaya apapun kepadamu sedikitpun kecuali yang telah Allah tetapkan atasmu, pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah mongering”
“Dan yang penting shalat Istiqarah ukhti Insya Allah … petunjuk itu akan ana dapatkan”ucap Aisyah dengan bersinar sinar
“Ais gimana hubunganmu dengan akhi yang jauh itu” cerocosku sambil meminum es jeruk sehingga hampir tersedak.
“Duh minum dulu baru bertanyalah, hhmm Insya Allah ana mencintai dia karena Allah semoga kita berdua saling setia dan saling percaya meskipun jarak memisahkan kita tapi tidak hati kita” Jawab Aisyah mantap.
Ramadhanpun tiba dan aku liburan di Solo menemani ayahanda menyiram bunga ditaman samping, tiba tiba ada motor berhenti didepan rumah ternyata pak Pos.
“Ada nona Aisyah ?” tanya pak pos pak Ridwan namanya sambil senyum senyum. “Ada dong pak saya Aisyah neh” ujarku tersenyum karena memang pak Ridwan adalah pak Pos langganan kami. Sambil menyerahkan setumpuk surat dia mohon pamit “salam buat ayah yang neng” kata dia sambil menstater motornya
“Nggak minum minum dulu” teriak ayahanda dari kebun samping “Wah ada ndoro bei toh kirain tadi mboten wonten, sampun nuwun saya masih harus melanjutkan tugas” kata pak Ridwan berlalu
Sambil duduk diteras kucoba mensortir surat yang datang ada 3 surat untukku “Undangan” ? tanya hatiku. Kubuka pelan pelan undangan pernikahan itu dan jelas terlulis disana Menikah hari ahad di masjid At tien Taman Mini *Daniar dan Iman* Alhamdulillah akhirnya Daniar sahabatku di persunting Iman meskipun harus menerima kenyataan sebagai istri kedua. Itulah Qada dan Qadar yang terbaik untuk Daniar

Incoming search terms for the article:
- shalat istiqarah
- manfaat sholat istiqarah
- manfaat buku harian
- istiqarah muslimah
- maukah kamu menjadi ibu dari anak-anakku nanti



Buat ukhti alhamdulillah dalam 2 jam ana menyelesaikan permintaanmu dan ternyata susah merangkaikan kata kalau bukan pengalaman pribadi
mbak aslinya solo ya? sama dong. sorry kalau salah
endar, postingan yang terakhir… Alun-alun Purwokerto
Top Banget mbak Ajeng… cerita penuh hikmah, manusia selalu berada di dalam garis ketentuan-Nya..
Xitalho, postingan yang terakhir… Tembang Kehidupan
Endar : iya mbak ajeng emang asli Solo
wah selamat buat sahabat bya mba’ semoga langgeng
manusiahero, postingan yang terakhir… Award
Walah ternyata cerpenis juga tho…!! LDR butuh kepercayaan lho….
Afrianti Takaful, postingan yang terakhir… Rate Asuransi Kendaraan Bermotor (Mobil) Jaminan Standar
syukron…
hopefully the real ending would be as good as this one.
cerita yang menyentuh
putry, postingan yang terakhir… Tired
nice story…
Didiet, postingan yang terakhir… Sekilas tentang kampoeng cyber
poligami…..
Assalamu’alaikum warah matullohi wabarokatuh…
Kita sebagai umat muslim tentunya menghalalkan poligami karena itu merupakan sunnah dari rasullulloh SAW,,tapi kenapa hati terasa sakit ketika itu dilaksanakan tapi bagaimanapun kita harus menerima semua itu kalo memang itu adalah jalan terbaik..
Yaa insya allah aku enggak akan poligami karena menurut aku hati itu ada dua tentunya cinta aku juga ada dua yang satu buat zawajatun dan yang satunya hanya buat Allah SWT,,amiin
Hamster Copo, postingan yang terakhir… Berita duka
kadang cinta sulit diraih, namun kadang datang dengan sendirinya…
suryaden, postingan yang terakhir… in the arm of the Angel
istri ke 2. jangan ada air mata
Salut buat mba’ Ajeng, 2 jam bisa membuat cerpen yg menyentuh hati.. (worship)
InsyaAllah dgn istikharah kita akan diberikan petunjuk oleh Allah yg datangnya bisa dari siapa saja, bisa dr keluarga, teman atau tak sengaja mendengar ceramah yg brkaitan dgn kita, yg membuat hati kita smakin yakin tuk mengambil suatu keputusan.. Jangan hanya sekali melainkan berulangkali, bukankah Allah yg maha mengetahui semua yg gaib dan yg tersembunyi…
dermawan, postingan yang terakhir… Singorock Rider
Subhanallah….
Semoga true-nya bisa barokah..
Amin..
nice post…
salam buwat daniar…
gajah_pesing, postingan yang terakhir… Presiden Balkadaba
Biasanya saya nggak sabar baca cerita yang panjang.
Tapi di sini tidak…
Semoga tambah rajin menulis.
marsudiyanto, postingan yang terakhir… Ada atau Tidak Ada harus Ada
true stori … hmmmm bener bener ehmmm kaborrrrrrrrrrrrrrr
@marsudiyanto,
Insya Allah akan semangat nulis
@dermawan,
Makasih bisa nambah semangat nulis
duh…., ceritane bikin………….
alief, postingan yang terakhir… Terima Kasih dan Maaf
jan mbak ajengkol ki ceritane menyentuh banget… gud gud mbakk
jidat, postingan yang terakhir… PASANG WIDGET RECENT COMMENT BLOGSPOT ( JS)
woww… hebat loh mba ajeng, 2 jam bisa bikin cerita seperti ini
.-= maya´s last blog ..Bikin Mangatar Yukss =-.
Ceritanya Bagus,hampir seperti kisah teman saya hanya saja…dia belum punya teman seperti Aisyah yg sangat soleha